Hari ini 24 Mei 2013, dilaksanakan penutupan Diklat Dasar Penyuluh Pertanian Ahli yang diikuti oleh 30 orang Peserta dari 12 Kabupaten di provinsi Riau.
Sekretaris Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Riau yang diwakili Ibu Dra. Amaniar, Kabid Ketenagaan dan SDM, dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaku usaha agribisnis memerlukan kompetensi, untuk itu diperlukan penyuluh yang memiliki kompetensi yang baik sangat dibutuhkan. Upaya peningkatan kompetensi penyuluh itu terus dilakukan agar mereka dapat menyusun Identifikasi wilayah, Programa, dan rencana kerja yang di perlukan dalam pelaksanaan tugas mereka.
Amaniar mengingatkan, hendaknya penyuluh meningkatan kemampuan dan selalu meningkatkan kordinasi dengan instansi terkait agar pelaksanaan penyuluhan dapat berhasil guna. Tugas penyuluh sangat mulia, untuk itu laksanakanlah tugas dengan baik.
Ingat ... Pelatihan - Ingat ... Pak Margolang
Jumat, 24 Mei 2013
Diklat Dasar Ahli Se Provinsi Riau
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
10.23
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Senin, 13 Mei 2013
Ekspose Pedoman Pemberdayaan Masyarakat Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Riau
Dalam rangka penyempurnaan Pedoman Pemberdayaan Masyarakat
Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Riau yang dirancang oleh UPT
Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau hari ini dilaksanakan
Ekspose kepada Kepala Dinas dan Pejabat Eselon III di lingkungan Dinas Tanaman
Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau.
Kepala Dinas dalam arahannya Pedoman ini perlu didiskusikan
bersama karena keluaran ini adalah merupakan keluaran bersama Dinas Tanaman
Pangan dan Hortikultura Prov. Riau. Konsepsi ini merupakan pembaharuan dari
konsepsi P4K yang pernah dilaksanakan oleh UPT Pelatihan. Sesuai dengan Tupoksi
maka sasaran Pemberdayaan ini adalah khusus pada Masyarakat Tanaman Pangan dan
Hortikultura.
Kesamaan pola piker dalam melaksanakan pemberdayaan sangat
diperlukan, sehingga kegiatan pemberdayaan dapat terlaksana sesuai tujuan,
tidak sekedar melaksanakan proyek saja.
Pemberdayaan merupakan salah satu upaya pendampingan agar
perencanaan dapat disusun melalui system Buttom Up, dan bukannya Top down.
Lebih lanjut Kepala Dinas mengharapkan Pedoman ini dijadikan sebagai ciklat bakal yang memiliki
daya ungkit terhadap bidang yang lainnya. Pendekatan pemberdayaan ini merupakan
pendekatan yang akan dilakukan dalam pengembangan Tanaman Pangan dan
Hortikultura.
Pedoman yang disusun ini merupakan Pedoman Umum yang akan
digunakan oleh semua bidang yang akan menyusun pedoman secara khususnya.
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
11.04
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Jumat, 10 Mei 2013
Identifikasi Kebutuhan Diklat ?
Hari ini 10 Mei 2013, Widyaiswara dan Staf UPT Pelatihan Tanaman
Pangan dan Hortikultura melakukan Rapat persiapan Identifikasi Kebutuhan Diklat
(IKD). Beberapa istilah yang kita dengar dalam identifikasi diklat seperti
TNA/TNS (Training Need Asessment/Training Need Survey. IKL/AKL (Identifikasi
Kebutuhan Latihan/Analisa Kebutuhan Latihan), IKD/AKD (Identifikasi Kebutuhan Latihan/Analisa
Kebutuhan Latihan).
Berbicara Analisa kebutuhan
Diklat sesungguhnya kita sedang membicarakan pengembangan diklat, yang biasanya
dilakukan dengan pengembangan 1. TNA, 2. Kurikulum, 3. Bahan Ajar, 4. Diklat,
5. Evaluasi .
TNA atau AKD dapat dilakukan dengan AKD Makro, yang
dilakukan melalui Instansi, atau Unit kerja, dan dengan AKD Mikro yang
dilakukan secara Individu.
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
14.43
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Selasa, 07 Mei 2013
Kepala UPT Pelatihan Tutup 4 Diklat hari ini
Pekanbaru, 7 Mei 2013, Hari ni Doni Aprialdi, Kepala UPT Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Riau menutup 4 Diklat sekaligus, yaitu diklat Tanaman Pangan (Komoditas padi). Hadir di acara tersebut staf BBPP Jambi dan Widyaiswara serta staf UPT Pelatihan TPH Riau.
Dalam arahannya kepala UPT TPH Riau mengemukakan bahwa kepada peserta diklat yang diharapkan adalah komitmen dalam memajukan pertanian. Menerapkan apa yang telah dipelajari sehingga dapat memajukan usahanya. Doni Aprialdi menambahkan bahwa Petani adalah sangat penting di Republik Indonesia ini. Karena sumbangsihnya sangat diharapkan.
Peserta diklat dalam kesan dan pesannya berharap Diklat bagi petani tidak hanya ini saja.
Edwar dalam sambutannya mewakili kepala BBPP Jambi mengemukakan bahwa Riau merupakan UPT yang paling banyak melakukan kerja sama dengan BBPP Jambi, apa lagi direncanakan BBPP Jambi akan menjadi Balai Diklat berskala Internasional, maka kerja sama akan lebih banyak lagi dilakukan.
Demikian laporan Pak Margolang dari Acara Penutupan.
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
10.50
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Kamis, 02 Mei 2013
Peserta Diklat Berfoto Bersama
Peserta Diklat Tanaman Pangan komoditas Padi berfoto bersama setelah selesai Senam Kesegaran Jasmani hari ini Kamis, 2 Mei 2013
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
16.46
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Rabu, 01 Mei 2013
Diklat Teknis Tanaman Pangan (Komoditas Padi) Bagi Penyuluh dan Petani
Pekanbaru, 1 Mei 2013. UPT Pelatihan Tanaman dan
Hortikultura Provinsi Riau bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian Jambi
melaksanakan Diklat Teknis Tanaman Pangan (Komoditas Padi) Bagi Penyuluh dan
Petani selama 7 hari.
Doni Aprialdi (Kepala UPT Pelatihan) mewakili Kepala Dinas
membuka diklat secara resmi. Dalam arahannya Kepala UPT berharap kepada peserta
agar benar-benar serius mengikuti diklat. Manfaatkan momen diklat ini dengan
baik, dengan disiplin, sehingga diklat ini berhasil guna. Terutama bagi petani
yang diberi kesempatan untuk mengikuti diklat, manfaatkan dengan baik sebab
tidak semua petani di Republik ini yang sempat dan dapat mengikuti diklat
seperti ini.
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
10.38
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Informasi
Kamis, 27 Desember 2012
Dek Ado Padi Sagalo Manjadi
Dek Ado Padi Sagalo Manjadi, inilah moto Camat Inuman, Kuantan Singingi (Bapak Mastur), salah seorang camat yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan pertanian khususnya padi, mendukung program OPRM yang dicanangkan di Riau. Camat yang satu ini merupakan Camat terbaik di Kuantan Singingi dalam mendukung kegiatan OPRM.
Hal ini terungkap saat kunjungan kami ke Kabupaten Kuantan Singingi.
Disamping Camat dengan komitmen tinggi ini, Kabupaten Kuansing juga memiliki Kepala Dinas yang sangat dinamis dan Kreatif dalam membangun Pertanian di Kabupaten ini, dia adalah Bapak H. Hardison, yang meniti karirnya dari guru SPMA Riau, yang sekaligus beliau juga adalah Alumni SPMA Riau.
Di Lapangan Kelompok Tani Limau Manis, Desa Seberang Taluk Hilir Kecamatan Kuantan Tengah, merupakan salah satu tempat yang sempat kami kunjungi.
Hal ini terungkap saat kunjungan kami ke Kabupaten Kuantan Singingi.
Disamping Camat dengan komitmen tinggi ini, Kabupaten Kuansing juga memiliki Kepala Dinas yang sangat dinamis dan Kreatif dalam membangun Pertanian di Kabupaten ini, dia adalah Bapak H. Hardison, yang meniti karirnya dari guru SPMA Riau, yang sekaligus beliau juga adalah Alumni SPMA Riau.
Di Lapangan Kelompok Tani Limau Manis, Desa Seberang Taluk Hilir Kecamatan Kuantan Tengah, merupakan salah satu tempat yang sempat kami kunjungi.
Diposkan oleh
Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si
di
06.48
Tidak ada komentar:
Link ke posting ini
| Penilaian Anda: |
Label:
Kunjungan
Langganan:
Entri (Atom)







