.

CARI DI SITUS PAK MARGOLANG

CARI DI GOOGLE

LISENSI SISTEM BAYAR-BAYAR ANDA

Rabu, 30 November 2011

Pertemuan Teknis dan Evaluasi Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) se Provinsi Riau.

Hotel Ibis, 30 November 2011.
Pertemuan Teknis dan Evaluasi Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) se Provinsi Riau.
Kepala Dinas (Ir. Basriman, MP) : Kegiatan dilaksanakan 3 hari. Bertujuan mengevaluasi OPRM 2011, kelembagaan dan fisik. Menyampaikan pelaksanaan dan Realisasi kegiatan 2011. Mengevaluasi PLA, Merumuskan sasaran Tanaman Pangan 2012, menyamakan persepsi dalam pengembangan padi. Penandatanganan sasaran produksi 2012 antara Kepala Dinas Propinsi dan Kepala Dinas Kabupaten se Propinsi Riau. memantapkan kegiatan.

Sasaran kegiatan adalah Tim Kordinasi, Tim teknis, pelaksana dan Penanggung jawab kegiatan. Peserta : 154 orang (Kepala Dinas, Bidang, Kepala Cabang Dinas Kecamatan sentra OPRM se Propinsi Riau). Nara Sumber : Dirjend. Tanaman Pangan. Dirjend. Sarana dan Prasarana, Kepala Balai Besar, Dir. Perwakilan IRRI, Ka Distan, Ka. Badan Meteorolgi, Kepala Dinas PU.
Gubernur Riau, di wakili Ketua BAPPEDA Riau : Selamat datang para Nara Sumber. Kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan visi dan misi dalam melaksanakan OPRM. Penduduk Riau tahun 2011 5.6 Juta. 7,85 % rata-rata peningkatan Produksi Padi setelah adanya OPRM. Harapan Pemerintah Kabupaten dan Kota tetap bersemangat dalam melakukan pengembangan produksi dan melaksanakan kegiatan OPRM.  Cermati Perencanaan, sinkronkan dengan sasaran Pemerintah Pusat agar dapat bersinergi. Terima kasih kepada Kementrian Pertanian yang telah memberikan dukungan dana. Persoalan yang berat di Riau adalah alih fungsi lahan Tanaman Pangan menjadi Lahan Perkebunan terutama Kelapa Sawit.
Pesan : Agar berupaya lebih keras untuk menaikkan produksi padi. Kepada Pemkab dan Pemko agar dapat mengatur penggunaan lahan sesuai peruntukannya.

EVALUASI KINERJA OPRM :
Alih fungsi lahan selama dekade 2002 - 2009 setiap tahunnya  2.508 Ha/Tahun dengan komoditi alih fungsi terbesar adalah Kelapa Sawit
Tambahan areal tanam 100.000 Ha.
IP (Indek Pertanaman) 100 - 200 :  Target 35.490 Ha. realisasi fisik 12.774 Ha (35,99 %)
RST (Rehabilitasi Sawah terlantar) : Target 6.337,49 Ha, realisasi Fisik 1.765 Ha
CSB (Cetak Sawah Baru) : Target 9.385,76 Ha, realisasi fisik 5.278 Ha (56,23 %)
Berdasarkan ARAM III BPS :
Luas Panen  : 141.179 Ha
Produktivitas : 36,46

Produksi : 514,745
Masalah :
Sistem perbenihan belum berjalan sesuai yang diharapkan.
51,91 % Petani tidak mampu membeli pupuk.
Degradasi lahan cukup tinggi.
Lemahnya kapasitas kelembagaan dan penyuluhan

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda !

Anda ingin menjadikan Blog ini menjadi satu Buku, Klik dibawah ini !