.

CARI DI SITUS PAK MARGOLANG

CARI DI GOOGLE

LISENSI SISTEM BAYAR-BAYAR ANDA

Selasa, 14 April 2015

RAPAT KOORDINASI PASCA PANEN TANAMAN PANGAN 2015

Bertempat di Aula UPT Pelatihan Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Drs. Zailani Arif membuka Rapat koordinasi Pasca Panen Tanaman Pangan Tahun 2015. Ketua Pelaksana Ibu Des dalam laporannya memulai dengan pentingnya kegiatan ini berkaitan dengan tingginya tingkar kehilangan produksi akibat dari penanganan pasca panen yang kurang baik. Lebih lanjut Ketua pelaksana mengemukakan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam upaya melaksanakan percepatan pembangunan Pertanian di Riau. Peserta yang mengikuti acara ini adalah Petugas yang menangani Pasca Panen di kabupaten dan kota se Provinsi Riau yang berjumlah 25 orang. Materi Rapat Koordinasi meliputi kebijakan, evaluasi dan penanganan serta penelusuran kebutuhan pasca panen.
Zailani Arif dalam arahannya mengingatkan pentingnya rapat ini. Pemanfaatan lahan secara baik sangat perlu diupayakan, bila IP padi tidak dapat ditingkatkan namun dapat dilakukan upaya pemanfaatan dengan komoditi lainnya seperti Jagung. Optimalisasi pemanfaatan lahan akan bermanfaat dalam mengurangi pengangguran.

Lebih lanjut Kepala Dinas (Zailani Arif) mengemukakan bahwa upaya untuk meningkatkan image petani tanaman pangan yang dianggab rendah adalah dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Hal ini dapat kita lihat dari pengalaman petani Perkebunan khususnya sawit yang saat ini menjadi usaha kebanggaan dan bergengsi tinggi. Hal ini adalah dikarenakan kesejahteraan mereka yang berusaha Sawit tersebut yang meningkat. Oleh sebab itu upaya meningkatkan pembangunan tanaman pangan adalah dengan upaya meningkatkan kesejahteraan mereka, apabila tidak maka usaha tanaman pangan lambat laun akan ditinggalkan.
Para petugas diharapkan untuk menginisiasi usaha tanaman pangan ini, jangan sampai petugas sendiri merasa enggan untuk berusaha di bidang tanaman pangan ini, bahkan tidak mau berkecimpung di bidang tanaman pangan. Hal ini akan memperburuk citra petugas yang hanya sekedar bisa berbicara namun tidak dapat dicontoh.



Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda !

Anda ingin menjadikan Blog ini menjadi satu Buku, Klik dibawah ini !